PEMBUATAN DAN SETTING LAYER

Layer ini kita gunakan untuk memisahkan setiap obyek gambar berdasarkan jenisnya. tujuan pembuatan layer ini agar memudahkan kita untuk mengedit obyek secara parsial ( sebagian ) dari obyek gambar keseluruhan sehingga tidak mempengaruhi obyek lain yang tidak ingin kita modifikasi. sifat layer ini seperti plastik transparan yang digunakan pada presentasi mengunakan over head projektor (OHP) dimana layer – layer ini atau plastik plastik ini dipisahkan berdasarkan fungsi dan warnaya selain itu layer – layer juga dapat disunsun tumpang tindih sehinga membentuk informasi yang lengkap. layer sangat membantu bagi dsainer terutama jika model gambar yang dikerjakan sudah terlalu kompleks.

TOMBOL LAYER

Gambar diatas memperlihatkan tombol layer dan pengaturannya pada tab ribbon Home. pada kolom layer terdapat tanda panah kebawah, yang artinya masih ada menu yang dapat di akses jika tanda panah tersebut di klik.
Selanjutnya kita akan membuat beberapa layer yang nati akan berguna dalam pemodelan.

  1. Klik tanda panah dropdown menu pada kolom layer
  2. kemudian klik tombol layer propetis.

3. Setelah itu klik tombol New layer untuk membuat layer baru.

4. Pada kotak dialog anda ganti nama layer1 dengan nama sumbu.

5. Kemudian pada kolom color klik pada kotak warna. dalam hal ini defaultnya berwarna putih/white.

6. Pada kotak dialog select Color pilih warna sesuka anda, misal Biru. Klik Ok apabila telah selesai.

7. Masih pada kotak dialog Layer Propetis, pada kolom linetype, klik jenis garis untuk mengubah jenis garis.

8. Selanjutnya pada kotak dialog select Linetype klik tombol Load.

9. kemudian dalam daftar jenis garis, anda pilih jenis garis center.

10. Kembali pada kotak dialog Slect Linetype, sekali lagi anda pilih jenis garis Center dan klik Ok.

11. sekarang kita akan memberikan ketebalan pada garis. Masih pada kotak dialog layer properties, pada kolom lineweight, klik tebal garis. dalam hal ini tebal garis diberikan secara default.

12. Pada kotak dialog lineweight, anda pilih tebal garis sebesar 0,15mm, klik OK apabila telah selesai. secara default tebal garis tiap layer diangap sama. efek tebal garis akan tampak ketika diaplikasikan perintah show line weight pada status bar, selain itu akan mencetak gambar, pada print preview, tebal garis juga akan tampak.

13. Kembali pada kotak dialig Layer Properties Manager, aktifkan layer sumbu dengan dengan cara klik pada tanda centang atau tombol centang atau tombol ser dan Current. Layer yang bertanda centang mendandakan bahwa layer tersebut aktif.

Begitulah prinsip pembuatan dan pengaturan layer, untuk BAB selanjutnya akan diterangkan sedikit tambahan tentang layer kemudian pembaca diharapkan dapat mengembangkan sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *